Kadisdikbud Merasa Dibohongi Ibrahim Kulas Soal Main Tambang Emas Ilegal

<p>Foto: Kadisdikbud Parimo, Aminuddin merasa dibohongi Ibrahim Kulas.</p>
Foto: Kadisdikbud Parimo, Aminuddin merasa dibohongi Ibrahim Kulas.

Gemasulawesi– Kadisdikbud Parimo, Aminuddin merasa dibohongi oknum Kepsek Ibrahim Kulas soal main tambang emas ilegal. Pasalnya, pernyataannya saat dikonfirmasi tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya.

“Memang waktu saya konfirmasi kepada dia (Kepsek) mengatakan tidak terlibat. Dia bilang hanya jalan-jalan mau lihat emas itu,” ungkap Aminuddin saat dihubungi, Kamis 2 September 2021.

Kadisdikbud merasa dibohongi Ibrahim Kulas. Ia mendapatkan informasi terakhir bersangkutan memiliki tiga alat mesin dompleng.

Baca juga: Diduga Main Tambang Ilegal, Disdikbud Parimo Panggil Kepsek

Alat itu berdasarkan informasi, berada di lokasi tambang dua unit dan satu unit disimpan di rumah Kepsek di Desa Kayuboko.

Saat pemanggilan Ibrahim Kulas, iamengakui tidak menanyakan secara detail soal keterlibatannya di kegiatan tambang emas ilegal.

Interogasinya hanya soal dugaan Kepsek mengabaikan tugasnya, karena tidak lagi berada di sekolah.

Sehingga, ketika Camat Parigi Barat mendatanginya, untuk mengkonfirmasi persoalan keterlibatannya di tambang emas. Pihaknya menjelaskan hanya bertanya soal tugas pokoknya sebagai Kepsek.

“Sementara soal keterlibatannya di tambang emas itu, saya tidak terlalu jauh kesana,” kata dia.

Baca juga: Wakil Rakyat Dorong BKPSDM Sikapi Kepsek Diduga Main Tambang Ilegal

Aminuddin sebut Ibrahim Kulas miliki dua mesin dompeng untuk tambang emas ilegal

Berdasarkan informasi terakhir, Ibrahim Kulas diketahui memiliki dua mesin dompleng digunakannya untuk beroperasi di lokasi tambang Desa Kayuboko.

Namun, belakangan dua mesin itu secara tiba-tiba diturunkan dari lokasi tambang. Dan satu dompleng biasa disimpan dihalaman belakang rumahnya, tidak terlihat lagi.

Dia pun sebelumnya, sempat mengakui melakukan kegiatan tambang pada sore hari, namun membantah mengabaikan tugasnya di sekolah.

“Kalau tambang itu, sore,” ungkap Ibrahim Kulas, saat di konfirmasi terkait aktifitasnya di PETI Desa Kayuboko, Kamis 26 Agustus 2021.

Ketua Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia (APRI) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sumitro membenarkan Ibrahim Kulas Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Baliara sempat berkoordinasi kepada pihaknya terkait pengurusan izin pertambangan.

“Pak Ibrahim itu kepala sekolah? Saya pikir hanya guru biasa. Iya memang pernah koordinasi soal izin tambang dari illegal menjadi legal,” ungkap Sumitro saat dihubungi, Selasa 1 Agustus 2021. (***)

Baca juga: Wabup Ancam Sanksi Kepsek Diduga Main Tambang Emas Ilegal

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Amankan Pemuda Pelaku Cabul di Majene

Pemuda berinisial A (22) terduga pelaku cabul di Majene diamankan Polres Majene. Ia diduga melakukan aksinya kepada seorang bocah perempuan.

Wabup Parimo Minta Kepala OPD Tak Abaikan Undangan Banggar DPRD

Wabup Parimo, H Badrun Nggai meminta seluruh kepala OPD untuk tidak mengabaikan undangan Banggar DPRD terkait pembahasan anggaran.

Wabup Ancam Sanksi Kepsek Diduga Main Tambang Emas Ilegal

Wabup Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah, H Badrun Nggai akan telusuri dugaan Kepsek main tambang emas ilegal, bahkan ancam beri sanksi.

Satgas Minta Partisipasi Camat di Parimo Dorong Warga Ikut Vaksinasi

Dalam Rakor penanganan dan percepatan vaksinasi covid19, satgas minta partisipasi camat dorong warga segera ikut vaksinasi di Parimo.

Anleg Minta Ada Porsi Anggaran UPTD Disdukcapil di APBD-P 2021

Sejumlah Anleg Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah, meminta ada porsi anggaran UPTD Disdukcapil di APBD-P 2021, senilai Rp87 juta.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;