Viral Konvoi Sound Horeg Resahkan Warga Jember di Tengah Dini Hari Hingga Kena Razia Polisi, Begini Faktanya

Aksi mobil pikap bermuatan sound horeg dirazia oleh polisi saat geger bangunkan warga
Aksi mobil pikap bermuatan sound horeg dirazia oleh polisi saat geger bangunkan warga Source: Instagram/@jember24jam

Jember, gemasulawesi - Aksi mobil pikap yang membawa sound horeg di Kabupaten Jember untuk bangunkan sahur bikin resah warga di jalanan hingga viral di kanal sosial media. 

Di mana video konvoi sound horeg ini viral di kanal sosial media dan diunggah di akun instagram @jember24jam. 

Karena dinilai sangat meresahkan para warga lantaran menyetel musik pada dini hari dengan volume yang keras.

Baca Juga:
Puluhan Ribu MinyaKita Tak Sesuai Takaran Disita di Karanganyar, Polda Jateng Amankan 89.856 Kemasan

Lalu lantaran mobil pikap tersebut menggegerkan warga, akhirnya pihak kepolisian turun untuk merazia mobil pikap yang mengangkut sound horeg tersebut. 

Baca Juga:
Ada 2 Daerah Belum Siap Gelar PSU Pilkada 2024 Karena Tak Punya Anggaran, Ketua KPU Yakin Kemendagri Bisa Fasilitasi

Konvoi sahur sound horeg ini terkena razia di Dusun Krangkengan Barat, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. 

Razia yang dilakukan pihak polisi tersebut saat mengetahui adanya konvoi sahur dibenarkan oleh Kapolsek Ambulu, Latifa Andika. 

Baca Juga:
Soroti Kabar Mantan Kapolres Ngada Jadi Tersangka Kasus Asusila dan Narkoba, Politikus Demokrat: Sakit Orang Ini

"Kejadian dalam video yang viral tersebut benar adanya. Awal mulanya terdapat laporan dari masyarakat yaitu perihal dua mobil pikap yang mengangkut sound horeg dan membunyikan musik dengan volume yang keras serta menganggu ketenangan masyarakat yang sedang beristirahat. Saat itu kejadian mobil pikap yang berkeliaran di perumahan warga terjadi pada pukul 00.00 hingga pukul 01.30 WIB dini hari. Kemudian dari rekan-rekan Reskrim dan anggota Polsek Ambulu segera menuju TKP," ungkapnya. 

Baca Juga:
Wakil Ketua DPR Pastikan Keputusan Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 akan Diumumkan Paling Lambat Minggu Depan

Lalu usai diadakan razia tersebut, pihak kepolisian lantas memberikan imbauan terhadap masyarakat yang mengadakan konvoi sahur untuk tidak mengulangi kembali. 

"Kami juga mengimbau mereka agar tidak mengulangi kembali, karena sound horeg membangunkan sahur terjadi pada pukul dua belas malam dini hari dan hal ini mengganggu ketenangan warga," imbuhnya. 

Namun, dalam kejadian ini tidak ada kendaraan yang diamankan oleh anggota kepolisian, dan patroli oleh pihak tim polisi tetap dilanjutkan. (*/Ayu Sisca Irianti) 

Baca Juga:
Komdigi Diterpa Skandal! Kejari Jakpus Selidiki Dugaan Korupsi PDNS yang Rugikan Negara Rp 500 Miliar Lebih

...

Artikel Terkait

wave

Puluhan Ribu MinyaKita Tak Sesuai Takaran Disita di Karanganyar, Polda Jateng Amankan 89.856 Kemasan

Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan puluhan ribu kemasan MinyaKita yang tidak sesuai dengan takaran di sebuah pabrik di Karanganyar

Bulog Sulselbar Sebarkan Minyak Goreng Bersubsidi MinyaKita sebagai Langkah Cepat Menstabilkan Harga

Minyak goreng bersubsidi MinyaKita disebarkan oleh Perum Bulog Sulselbar sebagai langkah cepat menstabilkan harga.

Pemkab Parigi Moutong Targetkan UHC Fokus Tingkatkan Cakupan JKN Aktif dan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Parigi Moutong, Sigi & Donggala komit dukung target UHC lewat sinergi BPJS Kesehatan & program BERANI Sehat.

Pemkab Parigi Moutong Matangkan Pengamanan Idul Fitri Lewat Rakor Lintas Sektoral Bersama Forkopimda

Pemkab Parigi Moutong ikut Rakor lintas sektoral di Aula Polres, Kamis 13 Maret 2025.

Pemerintah Kota Makassar Undang 3.300 Anak Panti Asuhan Berbuka Puasa Bersama di Lapangan Karebosi

3.300 anak panti asuhan diundang oleh Pemerintah Kota Makassar untuk berbuka puasa bersama di Lapangan Karebosi Makassar.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;