Dalam Rangka Penghitungan Kerugian Keuangan Negara, Tim Penyidik KPK Lakukan Cek Fisik terhadap Tempat Evakuasi Sementara di Lombok Utara

Ket. Foto: Cek Fisik terhadap Tempat Evakuasi Sementara di Lombok Utara Dilakukan oleh Tim Penyidik KPK
Ket. Foto: Cek Fisik terhadap Tempat Evakuasi Sementara di Lombok Utara Dilakukan oleh Tim Penyidik KPK Source: (Foto/ANTARA/Ahmad Subaidi/aww)

Hukum, gemasulawesi – Tim Penyidik KPK melakukan cek fisik terhadap TES atau Tempat Evakuasi Sementara atau shelter tsunami di kawasan Pelabuhan Bangsal, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam keterangannya di Gedung Merah Putih KPK pada hari Kamis, tanggal 8 Agustus 2024, Tessa membenarkan penyidik dan auditor BPKP atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan melakukan cek fisik di shelter tsunami pada tanggal 8 Agustus 2024.

Tessa menyampaikan cek fisik itu dibutuhkan oleh tim auditor dalam rangka penghitungan kerugian keuangan negara.

Baca Juga:
Peredaran Narkoba Jenis Ganja Seberat 77 Kilogram dari 2 Pelaku di Jakarta Utara Berhasil Digagalkan Polisi, Begini Awal Mula Transaksi Terungkap

Tetapi dia belum dapat memberikan informasi lebih lanjut dikarenakan proses inspeksi yang masih berlangsung.

“Cek fisik itu diperlukan oleh tim yang melakukan penghitungan kerugian negara, terkait apakah barang-barang atau materialnya sesuai dengan apa yang dikerjakan, sesuai apa yang ada di kontrak, itu menjadi pertimbangan auditor,” katanya.

Dikutip dari Antara, pada hari Senin, tanggal 8 Juli 2024, KPK mengumumkan dimulainya penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Tempat Evakuasi Sementara oleh Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan atau PBL Provinsi NTB pada Kementerian PUPR tahun 2014.

Baca Juga:
Heboh Penangkapan Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor di Tanjung Priok Jakarta Utara, Ternyata Sudah Pernah Beraksi hingga 5 Kali

KPK juga telah menetapkan 2 tersangka.

Meski belum menyebutkan identitas lengkap kedua tersangka tersebut, KPK menyampaikan tersangka adalah penyelenggara negara dan pelaksana proyek dari kalangan BUMN.

Kerugian keuangan negara yang muncul dari penyidikan ini mencapai 19 miliar rupiah.

Baca Juga:
Rugikan Petani dan Bank hingga Rp34 Miliar! Sindikat Mafia Tanah di Salatiga Akhirnya Terbongkar, Polda Jawa Tengah Tangkap 3 Tersangka

Angka kerugian tersebut diumumkan KPK bersama dengan adanya penetapan tersangka.

Pekerjaan proyek pembangunan shelter tsunami di Lombok Utara ini berada di bawah Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan atau PBL NTB pada Kementerian PUPR.

Proyek dikerjakan pada bulan Agustus 2014 oleh kontraktor dengan anggaran 21 miliar rupiah yang bersumber dari APBN.

Baca Juga:
Resmi Ditahan, 5 Polisi yang Terbukti Gelapkan Barang Bukti Ratusan Gram Narkoba Terancam Dipecat, Begini Kata Kabid Humas Polda Jateng

Proyek gedung dengan perencanaan dapat menampung 3.000 orang itu terungkap sempat masuk ke Polda NTB sampai tahap penyelidikan pada tahun 2015. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Selidiki Kematian Wanita di Pontianak Usai Terpental Treadmill yang Sempat Viral, Polisi Tetapkan Pemilik Tempat Fitness Sebagai Tersangka

Pemilik tempat fitness di Pontianak ditetapkan sebagai tersangka usai kematian tragis seorang wanita yang terpental treadmill viral.

Tindak Lanjut Penggerebekan Arena Sabung Ayam di Jatiasih Bekasi yang Sempat Viral, Polisi Resmi Tetapkan 58 Orang sebagai Tersangka

Polda Metro Jaya menetapkan 58 tersangka dalam kasus judi sabung ayam di Bekasi yang video penggrebekannya sempat viral.

Tindak Lanjut Kasus Pengeroyokan Polisi Hingga Alami Luka Parah di Jember, Polda Jatim Tetapkan 13 Pesilat PSHT sebagai Tersangka

13 anggota PSHT ditangkap oleh Polda Jatim karena menganiaya anggota Polri di Jember saat konvoi di jalan raya.

Bongkar Kasus Korupsi di Lingkungan Pemkot Semarang, KPK Tetapkan 4 Tersangka Baru dengan 3 Isu Utama, Ini Detailnya

KPK mengungkap dugaan korupsi di Pemkot Semarang. Tersangka dijerat pasal pemerasan, gratifikasi, dan pengadaan barang dan jasa.

Sempat Viral Aksi Dua Pria Terlibat Baku Hantam di Jakarta Selatan Hingga Salah Satunya Meninggal Dunia, Polisi Tangkap 1 Orang Tersangka

Polisi menetapkan tukang antar galon berinsial H (45) sebagai tersangka kasus perkelahian di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;