Apes! Pensiunan Ini Kehilangan Uang Rp1,2 Miliar Usai Ditipu Oknum yang Mengaku Petugas BPJS Kesehatan, Begini Kronologinya

Seorang pensiunan menjadi korban penipuan oleh orang yang menghubunginya mengaku petugas BPJS Kesehatan.
Seorang pensiunan menjadi korban penipuan oleh orang yang menghubunginya mengaku petugas BPJS Kesehatan. Source: Foto/ilustrasi/Freepik

Nasional, gemasulawesi - Nasib apes menimpa seorang pensiunan berusia 75 tahun yang dikenal dengan inisial HS. 

Ia mengalami kerugian finansial yang sangat besar, mencapai Rp1,2 miliar, akibat penipuan yang melibatkan modus berpura-pura sebagai petugas BPJS Kesehatan. 

Kasus ini bermula ketika HS menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas BPJS beberapa waktu lalu. 

Pelaku memberi tahu HS bahwa BPJS miliknya telah digunakan untuk transaksi obat-obatan terlarang.

Baca Juga:
Terduga Pimpinan JAD Bima Ditangkap! Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan Terkait 2 Terduga Teroris di NTB Ini

"Korban pertama kali dihubungi oleh pelaku yang mengaku dari BPJS dan memberitahunya bahwa BPJS milik korban ada yang menggunakan untuk transaksi obat-obatan terlarang," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, dikutip pada Minggu, 8 September 2024.

Mendapatkan informasi tersebut, HS menjadi sangat khawatir. Dalam keadaan panik, ia mengikuti arahan dari pelaku untuk mengganti PIN ATM-nya. 

Tidak lama setelah itu, HS kembali dihubungi oleh individu lain yang mengaku sebagai polisi dari Bandung. 

Orang ini mengklaim bahwa saldo rekening HS telah diambil oleh pihak yang tidak dikenal dan meminta HS untuk mengganti PIN ATM-nya sekali lagi. 

Baca Juga:
Dalam Upaya Penanggulangan Dampak Banjir, Satpol PP Provinsi Gorontalo Menerima Peralatan Pendukung untuk Melakukan Pembersihan pada Rumah Warga yang Terdampak

Merasa tertekan dan percaya pada otoritas yang diklaim oleh pelaku, HS mengikuti instruksi tersebut.

Menurut Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dari Polda Metro Jaya, setelah mengganti PIN, HS baru menyadari bahwa ia telah menjadi korban penipuan. 

Pelaku lain yang berpura-pura sebagai petugas kepolisian dari Polwiltabes Bandung memberi tahu HS bahwa saldo di rekeningnya hilang karena dicuri. 

Investigasi mengungkapkan bahwa pelaku berhasil mengakses dan menguras rekening HS di Bank CIMB Niaga dan rekening dolar, menyebabkan kerugian total sebesar Rp1.232.499.000.

Baca Juga:
Setelah Aksi Pria Bersenjata Tajam di Pulogadung Jakarta Timur Viral, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Ini

Ade Ary menambahkan bahwa HS telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Saat ini, Polres Metro Jakarta Selatan menangani kasus ini untuk mengungkap pelaku dan berusaha mengembalikan dana yang hilang.

Kasus ini menyoroti bahaya penipuan yang semakin canggih dan mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap komunikasi yang mengaku dari lembaga resmi. 

Verifikasi informasi dan keamanan data pribadi sangat penting untuk menghindari kerugian serupa di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Polisi Bekuk Pelaku Penipuan Isi Ulang Tabung Damkar Ringan

Polsek Ujung Pandang membekuk pelaku penipuan isi ulang tabung Damkar ringan di Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial IS (39).

Polisi Bekuk Pasutri Buron Kasus Penipuan ATM di Sulawesi Tengah

Tim Scorpion Ditreskrimum Polda Sulteng bekuk Pasangan suami istri atau Pasutri buron kasus penipuan ATM di beberapa tempat.

Pelaku Penipuan Lintas Negara Dijerat Pasal Berlapis

Bareskrim Polri menjerat para tersangka kasus penipuan lintas negara dengan pasal berlapis transaksi elektronik, tindak pidana pencucian uang.

Terlibat Penipuan, WNA Nigeria Terancam Masuk Bui

WNA asal Nigeria terancam empat tahun penjara, akibat terlibat dalam dugaan kasus penipuan dengan modus menawarkan Black Dollar.

Rizky Billar, Kena Imbas Kasus Penipuan Doni Salmanan

Rizky Billar terkena imbas dari kasus penipuan yang dilakukan Doni Salman. Hari ini adalah dijadwalkan melakukan pemeriksaan di kepolisian.

Berita Terkini

wave

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.

Layanan Kesehatan Buruk, Anleg Arifin dg Pallalo Protes Pemda Parigi Moutong

Ambulans kehabisan bensin hingga warga meninggal memicu amarah DPRD Parigi Moutong. Bupati dikecam karena absen rapat pelayanan publik.

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa


See All
; ;