gemasulawesi.com – Berita Terkini Indonesia Hari Ini
Berita Terupdate dan Terkini Indonesia, Sulawesi Tengah, Palu, Poso, Parigi Moutong
Ini Akibatnya! Pejabat Setneg Dinonaktifkan karena Istri Terciduk Pamer Harta
Nasional, gemasulawesi – Seorang istri pejabat publik di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) tengah mendapat sorotan publik karena tindakan kontroversialnya dalam memameekan kekayaannya.
Olivia, istri Kasubag Administrasi Kendaraan Biro Umum Kemensetneg, Esha Rahmansah Abrar, lewat instagram pribadinya memamerkan kekayaan.
Akibatnya, Esha terpaksa diberhentikan dari jabatannya karena perbuatan sang istri yang tidak etis dan tidak sesuai dengan tuntutan jabatannya.
Akun Twitter @PartaiSocmed juga telah mengunggah beberapa foto istri Esha Rahmansah Abrar yang kerap kali hedon, dilihat dari akun instagram pribadinya, @vhia_esa.
Baru-baru ini, akun tersebut memposting nota pembelian mobil seharga Rp 407 jutaan dengan nama pembeli, Olivia.
Baca Juga : Akibat Cabuli Karyawan, Ketua Demokrat Harus Dinonaktifkan Dari Jabatannya
Dalam foto tersebut, Istri Esha Rahmansah Abrar mengaku terkesan dengan sebuah mobil berwarna kuning dan menyatakan rasa syukurnya karena berhasil membeli mobil mewah.
Baca Juga : KPK Tolak Cabut SK Penonaktifan 75 Pegawai, Ini Alasannya
Tak hanya mobil kuning berharga fantastis, Olivia juga kerap membagikan foto selfienya dengan mobil mewah berwarna pink yang dipakainya.
Beberapa warganet juga membahas perilaku hedonisme Esha setelah ia memposting foto deretan emas batangan yang diterimanya sebagai hadiah ulang tahun pernikahannya bersama Esha.
Baca Juga : Wali Kota Palu Hadianto Rasyid adalah Kepala Daerah Terkaya Nomor Dua
Kepala Biro Humas Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiarto, dalam keterangan tertulis yang diberikan kepada wartawan pada hari Minggu, 19 Maret 2023, mengatakan Kemensetneg akan menempuh jalur investigasi.
“Kami dari Kemensetneg memohon maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi,” ucap Eddy.
Dalam proses verifikasi, Esha juga sudah dinonaktifkan dari jabatannya sementara waktu dan membentuk tim internal untuk menyelidiki kekayaan Esha.
Baca Juga : Pemda Parigi Moutong Ancam Beri Sanksi Pejabat Belum Lapor LHKPN
Selain itu, Kemensetneg telah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri harta kekayaannya.
Kemensetneg berkomitmen untuk mengumumkan hasil penelusuran secara transparan harta kekayaan Esha Abrar kepada publik, sebagai wujud pemberantasan praktik yang bertentangan dengan hukum.
Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap sorotan masyarakat terhadap pejabat publik, seperti pejabat Ditjen Pajak dan Pejabat Bea Cukai, yang sedang ditelusuri harta kekayaannya setelah anak, istri, dan orang terdekat mereka memamerkan harta kekayaan yang belum jelas asal usulnya. (*/YN)
Editor: Muhammad Azmi Mursalim
Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News