Polisi Amankan Pria Luwuk Pembawa Miras Cap Tikus di Banggai

<p>Foto: Polisi Tangkap Pria Luwuk pembawa Miras sebanyak puluhan liter di Banggai, Sulteng. Senin 22 Februari 2021.</p>
Foto: Polisi Tangkap Pria Luwuk pembawa Miras sebanyak puluhan liter di Banggai, Sulteng. Senin 22 Februari 2021.

Berita banggai, gemasulawesi– Polsek Pagimana, Banggai, Sulawesi Tengah, amankan pria Luwuk pembawa miras jenis cap tikus sebanyak puluhan liter.

“Kami mengamankan pria berinisial OL (47), Minggu malam 21 Februari 2021,” ungkap Kapolsek Pagimana AKP Syukri Larau, di Banggai, Sulawesi Tengah, Senin 22 Februari 2021.

OL Pria Luwuk pembawa miras diamankan saat polisi menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan merazia setiap kendaraan yang melintas di Jalan Umum Desa Hohudongan, Pagimana, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 20.00 Wita.

Baca juga: Polisi Grebek Rumah Produsen Miras Cap Tikus di Luwuk Utara

Ia mengatakan, pria Luwuk pembawa miras saat itu sedang mengendarai sepeda motor. Ketika digeledah ditemukan puluhan liter cap tikus.

Pria Luwuk pembawa miras menyembunyikan puluhan liter cap tikus dalam bagasi motor dan sebagian disimpan dalam karung warna putih.

Baca juga: Terbakar Cemburu, Pria Aniaya Istri Sirih di Banggai

Baca juga: Polisi Amankan Tiga Pemotor Gunakan Knalpot Bising di Toili, Banggai

“Kalau dihitung, totalnya sebanyak 55 kantong miras cap tikus,” jelasnya.

Pelaku bersama barang bukti digelandang petugas ke Mapolsek Pagimana, Banggai, Sulawesi Tengah, guna dimintai keterangan dan proses hukum lebih lanjut.

Diketahui, dalam pasal 204 ayat 1 KUHP berbunyi, barangsiapa menjual, menawarkan, menerimakan atau membagi-bagikan barang, sedang diketahuinya barang itu berbahaya bagi jiwa atau kesehatan orang, dan sifat yang berbahaya itu didiamkanya, dihukum penjara selama-lamanya lima belas tahun.

Baca juga: Polisi Musnahkan 2,5 Ton Miras Tradisional Cap Tikus di Banggai

Baca juga: Laka Lantas di Salena, Kota Palu, Satu Pemotor Tewas

Dan pada pasal 204 ayat 2, KUHP yang berbunyi, kalau ada orang mati lantaran perbuatan itu, si tersalah dihukum penjara seumur hidup, atau penjara sementara, selama-lamanya dua puluh tahun”.

Sementara, Undang-Undang Pangan Nomor 18 tahun 2012 dengan sanksi maksimal 15 tahun penjara.

Rencananya, pria Luwuk pembawa Miras akan mengedarkan barang haram itu ke Kota Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Polisi Tangkap Penyelundup Miras di Banggai

Baca juga: Polisi Amankan Warga Pesta Miras di Batui, Banggai

Laporan: Rahmat

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Amankan Tiga Pemotor Gunakan Knalpot Bising di Toili, Banggai

Polisi amankan tiga pemotor gunakan knalpot bising di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah.

Polisi Amankan Warga Pesta Miras di Batui, Banggai

Personil Polsek mengamankan empat warga pesta miras di Batui, Banggai, Sulawesi Tengah, mereka yaitu AS (38), SD (34), AW (21) dan AD (21).

Polisi Tangkap Dua Remaja Pelaku Aniaya dan Perusakan di Banggai

Polsek Batui tangkap dua remaja pelaku aniaya dan perusakan di Banggai, Sulawesi Tengah, mereka berinisial AB (17) dan PN (20).

Terbakar Cemburu, Pria Aniaya Istri Sirih di Banggai

Karena terbakar kecemburuan, pria aniaya istri sirih di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, berinisial AK (30) asal Kelurahan Lamo.

Polres Parimo Bekuk Pelaku Pencurian di Tindaki

Tim gabungan Polsek Parigi dan Sat Sabhara Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil menangkap pelaku pencurian di Tindaki.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;