Penggemar Jepang Secara Sukarela Membersihkan Stadion di Piala Dunia FIFA 2022

<p>Ket. Foto: Supporter Jepang Bersihkan Stadion (Dok: Twitter)</p>
Ket. Foto: Supporter Jepang Bersihkan Stadion (Dok: Twitter)

Olahraga, Gemasulawesi – Salah satu momen viral Piala Dunia FIFA 2022 sejauh ini: penggemar Jepang membersihkan stadion setelah pertandingan selesai.

Pendukung tim sepak bola nasional Jepang terlihat membersihkan Stadion Internasional Khalifa Qatar setelah kemenangan mereka melawan Jerman.

Fans tim Jepang yang dikenal sebagai Blue Samurai membagikan ratusan kantong sampah dan membersihkan sampah selama dan setelah pertandingan.

Baca: Alasan Son Heung Min Kenakan Topeng Saat Korea Selatan Melawan Uruguay di Piala Dunia 2022

Itu adalah bagian dari tradisi yang dimulai oleh para penggemar Blue Samurai di Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia, ketika mereka membersihkan stadion setelah kalah 3-2 melawan Belgia di babak 16 besar.

Penggemar Jepang merupakan penggemar sepak bola paling sopan di dunia. Mereka juga membersihkan stadion usai laga pembuka antara Qatar dan Ekuador, meski tim mereka sendiri tidak bermain.

Bukan hanya penggemarnya namun para pemain Timnas Jepang juga berperilaku sopan, mereka membersihkan ruang ganti mereka dan meninggalkan ruang ganti Rostov Arena tanpa noda. Mereka bahkan meninggalkan catatan kecil bertuliskan “Terima kasih” dalam bahasa Rusia di atas meja di tengah ruangan.

Dan setelah FIFA sendiri mengunggah gambar ruang ganti Jepang serta menulis, “Setelah kemenangan bersejarah melawan Jerman di #FIFAWorldCup pada Hari Pertandingan 4, penggemar Jepang membersihkan sampah mereka di stadion, sementara @jfa_samuraiblue meninggalkan ruang ganti mereka di Stadion Internasional Khalifa seperti ini. Bersih.” begitulah cuitan FIFA di akun Twitter mereka.

Baca: Uruguay Lawan Korea Selatan Berakhir Dengan Kacamata di Pertandingan Pembuka Grup H

Gambar itu juga menunjukkan handuk, botol air, dan sisa wadah makanan tertata rapi di atas meja di tengah ruangan. Tidak hanya itu, tim Jepang bahkan meninggalkan catatan bertuliskan “terima kasih” dalam bahasa Jepang dan Arab dan juga origami atau kertas yang dilipat berbentuk bangau.

Pengguna media sosial terkesan dengan gerakan tersebut dan kagum dengan nilai dan budaya Jepang. (*/GLR)

Editor: Gracesilia Shea Arsiane

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Alasan Son Heung Min Kenakan Topeng Saat Korea Selatan Melawan Uruguay di Piala Dunia 2022

Son Heung Min adalah pesepakbola paling terkenal di negeri Ginseng, dia juga bermain di Liga Utama Inggris

Uruguay Lawan Korea Selatan Berakhir Dengan Kacamata di Pertandingan Pembuka Grup H

Timnas Korea Selatan Son-Heung Min bermain dengan masker wajah setelah menderita retak rongga mata. Kali ini Uruguay Lawan Korea Selatan

Polisi Moral Qatar: Apa yang Mereka Lakukan dan Bagaimana Sanksi Setelah Ketidakpatuhan Terhadap Aturan Selama Piala Dunia 2022

Polisi Moral Qatar (Gasht-e-Ershad) ditugaskan untuk memastikan warga Qatar mengoperasikan dan penegakan hukumnya

Setelah Protes Jerman dan Keunggulan Awal, Jepang Menjadi Sorotan Dengan Kemenangan Mereka

Jerman kalah dalam pertandingan pembuka Piala Dunia melawan Jepang pada hari Rabu 23 November 2022, sama dengan Argentina

Jerman vs Jepang: Yuk Simak Analisisnya!

Jerman dan Jepang memulai Grup E dengan kedua negara beraksi di Stadion Internasional Khalifa. Berikut Analisis Jerman Lawan Jepang

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;