Terungkap Uang Puluhan Nasabah Bank Sulselbar Hilang Misterius

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Puluhan uang nasabah di Bank Sulselbar hilang misterius (Foto/Bank Sulselbar/Facebook Usman_Sulbar)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Terungkap uang puluhan nasabah di hilang misterius sekitar Rp 10 Miliar.

Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan tim internal , sebelumnya, beberapa nasabah melaporkan bahwa uang mereka hilang secara misterius dari rekening mereka.

“Betul. Telah terjadi kejadian fraud di kantor cabang utama Mamuju yang dilakukan oleh oknum pegawai berinisial H,” ucap Dian Anggriani Utina, Direktur Kepatuhan , pada Selasa, 29 November 2022.

Dian mengatakan H menawarkan cashback produk simpanan bank (TapemdaPlus) melebihi ketentuan yang ditetapkan bank. Akibatnya, pelanggan tertarik untuk menyerahkan dana mereka.

Baca: Polisi di Sulawesi Selatan Tarik Baju dan Todongkan Pistol ke Santri

Ia menegaskan ada 37 klien yang menjadi korban dengan total aset diperkirakan sekitar Rp 10 miliar.

Oknum H sendiri saat itu sudah diberhentikan sejak September 2022. Kasus ini juga sedang diproses oleh Polda Sulselbar.

Dian mengatakan bank akan melakukan pengembalian uang kepada nasabah yang menjadi korban. Tim saat ini sedang melakukan verfikasi data.

Baca: Provinsi Sulawesi Selatan Tetapkan UMP Naik 6,9 Persen

Nilai ganti rugi penyalahgunaan nasabah akan dimasukkan sebagai manfaat variabel yang diterima nasabah sebagai nilai pengurang.

Seperti mengembalikan uang tunai (tunai dan/atau barang), hadiah, atau dana yang dikembalikan oleh H.

Mekanisme penggantian juga akan dilakukan secara bertahap. akan memberikan prioritas kepada nasabah yang dananya terdaftar di bank pada kesempatan pertama.

Baca: Sembilan Anak di Sulawesi Selatan Suspek Gangguan Ginjal Akut

Khusus untuk nasabah yang dananya tidak terdaftar di Bank, maka Bank akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pengumpulan bukti.

Jika ditemukan bukti yang kuat dan valid bahwa nasabah bertindak lalai sehubungan dengan transaksi penarikan atau penyetoran dari rekeningnya, bank tidak bertanggung jawab untuk mengganti kerugian yang diderita.

Hal ini, kata Dian, sejalan dengan POJK Nomor 6 Tahun 2022 Pasal 8 tentang Perlindungan Masyarakat dan Konsumen di Bidang Keuangan.

Baca: Sembilan Anak di Sulawesi Selatan Suspek Gangguan Ginjal Akut

Kompensasi atas kerugian yang diderita juga akan memakan waktu. Karena uang itu ditarik dari rekening bank yang secara efektif merupakan aset pemerintah.

“Solusi konkrit penyelesaian kasus penipuan penyalahgunaan jabatan oleh oknum H akan memakan waktu. Kurang lebih 2 x 20 hari,” kata Dian. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.