Pilkada Serentak Tahun 2024, Ketua Bawaslu Sulteng Harap Media dan Akademisi Membantu Memberikan Pendidikan Politik

Ket. Foto: Media dan Akademisi Diharapkan Ketua Bawaslu Sulteng Membantu Memberikan Pendidikan Politik
Ket. Foto: Media dan Akademisi Diharapkan Ketua Bawaslu Sulteng Membantu Memberikan Pendidikan Politik Source: (Foto/ANTARA/Fauzi Lamboka)

Palu, gemasulawesi – Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif untuk media, mahasiswa dan juga akademisi menjelang Pilkada tahun 2024.

Dalam keterangannya di Palu pada hari Jumat, tanggal 19 Juli 2024, Ketua Bawaslu Sulawesi Tengah, Nasrun, mengungkapkan pihaknya berharap media dan akademisi membantu memberikan pendidikan politik, memberikan informasi politik yang baik kepada masyarakat.

Nasrun menerangkan sosialisasi tersebut adalah bagian dari upaya Bawaslu Sulawesi Tengah untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dan juga media dalam menjaga integritas serta transparansi dalam setiap tahapan Pemilu.

Baca Juga:
Panik! Detik-detik Petugas Bea Cukai Diduga Lakukan Razia Besar-besaran Penertiban Barang Impor di ITC Mangga Dua Jakarta Utara Viral

Dia mengatakan media mempunyai fungsi yang stratregis dalam menginformasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengawasan partisipatif.

“Tantangan Pilkada serentak tahun 2024 jauh lebih besar kerawanannya dibandingkan Pemilu tahun 2024,” ujarnya.

Dia menuturkan alasannya kepentingan lokal lebih mendominasi yang berimbas tekanan kepada penyelenggara.

Baca Juga:
Tanpa Senjata Apapun! Perkelahian 2 Pria di Kawasan Pondok Pinang Jakarta Selatan Berakhir Tragis, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Dikutip dari Antara, dia menuturkan personel pengawasan yang dimiliki oleh Bawaslu sangat terbatas.

Di setiap desa hanya mempunyai 1 orang dan bertugas di 217 desa se-Sulawesi Tengah, serta 3 orang untuk setiap kecamatan yang tersebar di 175 kecamatan se-Sulawesi Tengah.

Dia mengungkapkan jika jumlah tersebut tidak akan cukup untuk memantau semua bentuk pengawasan di tengah harapan masyarakat agar Bawaslu dapat mengawasi dengan baik jalannya Pemilu.

Baca Juga:
Penuh Kejanggalan! 11 Saksi Diperiksa Terkait Penemuan Mayat Terbungkus Karung di Saluran Air TPST Bantargebang yang Hebohkan Warga

“Di Pemilu tanggal 14 Februari 2024, data partisipasi pemilih mencapai 81 persen," ucapnya.

Nasrun berharap partisipasi pemilih di Pilkada serentak pada tanggal 27 November 2024 akan lebih besar lagi.

Di sisi lain, KPU Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mendapatkan dana hibah untuk Pilkada di daerah tersebut sebesar 37,2 miliar rupiah dari pemda setempat.

Baca Juga:
Diduga Gegara Terlilit Tali Layang-layang, Helikopter Jatuh di Kawasan Pantai Suluban Bali, Begini Kondisi Pilot dan 4 Penumpang Lainnya

Ketua KPU Donggala, Nurbia, mengatakan angka Naskah Perjanjian Hibah Daerah tidak berubah sesuai dengan NPHD yang telah ditandatangani sebelumnya pada tanggal 10 November 2023 pada angka 49,7 miliar rupiah.

“Pemerintah daerah agar dapat segera mencairkan dana hibah untuk pelaksanaan tahapan Pilkada di Kabupaten Donggala yang sementara berjalan hingga saat ini,” pungkasnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Sekaligus Menyambut HUT ke 31, Dinas Perdagangan Kota Mataram Jadwalkan Kegiatan Pasar Rakyat Mulai Bulan Agustus 2024

Kegiatan pasar rakyat dijadwalkan oleh Dinas Perdagangan Kota Mataram mulai bulan Agustus sekaligus menyambut HUT ke-31 Mataram.

Agar Berkesinambungan, Wali Kota Makassar Akan Buat Perwali Spesial untuk Program RISE

Peraturan Wali Kota atau perwali spesial akan dibuat oleh Wali Kota Makassar untuk program RISE agar program tersebut berkesinambungan.

Perkuat Kerja Sama dalam Melestarikan Adat Melayu, LAM Belitung Timur Gelar Kegiatan Musyawarah Budaya

Kegiatan musyawarah budaya digelar oleh LAM Belitung Timur untuk memperkuat kerja sama dalam melestarikan adat Melayu.

Terkait Politik Uang, Bawaslu Sulawesi Tengah Sebut Tidak Hanya Marak tetapi Juga Bertransformasi

Politik uang, disampaikan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, tidak hanya marak, namun, juga bertransformasi.

Sangat Membantu, Pemda Mengapresiasi Kehadiran Tim Korsupgah KPK RI di Kabupaten Gowa

Kehadiran dari Tim Korsupgah KPK RI di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diapresiasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;