Ucapkan Terima Kasih, Gubernur Sulteng Mengunjungi Atlet Puslatda PON XXI yang Berlatih di Mayonif 711/Raksatama

Ket. Foto: Atlet Puslatda PON XXI yang Berlatih di Mayonif 711/Raksatama Dikunjungi oleh Gubernur Sulawesi Tengah
Ket. Foto: Atlet Puslatda PON XXI yang Berlatih di Mayonif 711/Raksatama Dikunjungi oleh Gubernur Sulawesi Tengah Source: (Foto/MC Sulteng)

Palu, gemasulawesi – Rusdy Mastura, yang merupakan Gubernur Sulawesi Tengah, mengunjungi para atlet Pustalda PON XXI yang berlatih di Mayonif 711/Raksatama.

Dalam kunjungan yang dilakukan pada hari Rabu malam, tanggal 17 Juli 2024, Gubernur Sulawesi Tengah hadir bersama dengan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya dan juga Wakil Inspektur Jenderal TNI AD Mayjen TNI Irham Waroihan.

Acara dimulai dengan santap malam ala taruna bersama dengan para atlet dan pelatih Puslatda.

Baca Juga:
Sebagai Upaya Memaksimalkan Pengawasan terhadap Keberadaan WNA, Tim Pengawasan Orang Asing Sulbar Laksanakan Operasi Gabungan di Majene

Dalam kesempatan itu, Rusdy Mastura mengucapkan terima kasih dan juga apresiasi yang tinggi atas dedikasi para atlet yang telah melakukan latihan keras dalam Puslatda.

Dia memberikan dorongan agar para atlet tetap giat berlatih dan tetap fokus untuk PON mendatang.

“Terima kasih kepada para atlet yang telah mengorbankan waktunya ,” katanya.

Baca Juga:
Hari Anak Nasional, Sekretaris Dinkes Jayapura Sebut dari Beberapa Waktu Melakukan Persiapan Banyak Pelajar yang Mendapatkan Penanganan Karena Kelelahan

Dia menambahkan dia berharap 1 bulan lagi tetap semangat untuk menjalankan tugas kalian sebagai atlet.

Rusdy menargetkan 10 medali emas dan posisi 5 besar pada PON XXI, yang dikatakannya bukan hal mustahil.

Dia mencontohkan pesepakbola Sulawesi Tengah, Witan Sulaiman, yang berhasil bermain di luar negeri meski memiliki postur yang kecil.

Baca Juga:
Untuk Keperluan Bahan Baku Pelaku UMKM Produksi Aneka Makanan Camilan dan Minuman Pemanis, Permintaan Gula Aren di Lebak Cenderung Meningkat

“Hal ini dapat diraih oleh Witan dikarenakan tekun berlatih sepak bola,” ujarnya.

Dia menegaskan tidak ada yang tidak dapat asalkan mau berusaha.

“Terus latihan dan latihan, semuanya kita yang menentukan,” ucapnya.

Baca Juga:
Terkait Dana Hibah, Pj Gubernur Sebut Telah Menandatangani untuk PMI Sulawesi Selatan Senilai 2 Miliar Rupiah

Para atlet juga diajak untuk mengambil pelajaran dan juga semangat juang dari para atlet senior yang dengan percaya diri membawa panji-panji Sulawesi Tengah ke PON v tahun 1961 di Bandung, meski Sulawesi Tengah belum dimekarkan dari provinsi induknya.

“Ayo semangat dan terus berjuang agar nantinya dapat membawa emas, serta membawa cerita ini ke anak cucumu jika tua nanti,” tuturnya.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Korem 132/Tadulako dan Persit yang telah memfasilitasi acara.

Baca Juga:
Meresahkan! Viral Penangkapan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Jakarta Barat, Sejumlah Senjata Tajam Turut Diamankan

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Persit dan Korem yang telah memberi ilmu dan juga mengajarkan kedisiplinan kepada kita semua,” tandasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Viral Kisah Maryati, Terima Pembayaran Ganti Rugi Lahan Sawahnya untuk Proyek Tol Jogja-Bawen Hanya Ratusan Ribu, Ternyata Ini Alasannya

Salah satu warga Kabupaten Magelang, Maryati (70) terima pembayaran uang ganti rugi (UGR) tol Jogja-Bawen senilai Rp954.740. Begini kisahnya

Dokter RSJ Sambang Lihum Bongkar Penyebab Puluhan Warga di Banjarmasin Masuk Rumah Sakit Jiwa, Ternyata Bukan Hanya Karena Mabuk Kecubung

RSJ Sambang Lihum mengungkap pasien mabuk bukan karena kecubung, tapi karena mengonsumsi pil berikut ini.

Usai Video Cekcok Warga dan TNI di Bendungan Pleret Viral, 8 Jukir yang Terlibat Datangi Kantor Koramil Semarang Barat, Sampaikan Hal Ini

Viral sejumlah juru parkir marah-marah ke anggota TNI yang mengingatkan bahaya surfing di Bendungan Pleret, hingga berujung minta maaf.

Sempat Diperingatkan Warga Tapi Abai, Pelajar SMA yang Hendak Tawuran di Jakarta Barat Ini Tewas Tertabrak Kereta, Begini Kata Saksi

Seorang pelajar SMA tewas tertabrak kereta di Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat saat hendak terlibat tawuran bersama rekannya.

Heboh! 51 Siswa SMPN 19 Depok Ketahuan Manipulasi Nilai Rapor dan Dikeluarkan dari Delapan SMA Negeri di Kota Depok, Ini Daftarnya

Viral kasus manipulasi nilai rapor dari 51 siswa SMPN 19 Depok hingga dikeluarkan dari delapan SMA negeri di Kota Depok.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;