Distribusi Elpiji Bersubsidi 3 Kg Masih Memunculkan Banyak Keluhan, DPRD Gorontalo Utara Sebut Berbagai Kendala Perlu Diselesaikan dengan Tepat

Ket. Foto: DPRD Gorontalo Utara Menyatakan Berbagai Kendala Perlu Diselesaikan dengan Tepat Terkait Distribusi Elpiji Bersubsidi 3 Kg yang Masih Memunculkan Banyak Keluhan
Ket. Foto: DPRD Gorontalo Utara Menyatakan Berbagai Kendala Perlu Diselesaikan dengan Tepat Terkait Distribusi Elpiji Bersubsidi 3 Kg yang Masih Memunculkan Banyak Keluhan Source: (Foto/ANTARA/Susanti Sako)

Gorontalo Utara, gemasulawesi – DPRD Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, meminta pemda dan juga pihak Pertaminan untuk memperketat pengawasan distribusi elpiji bersubsidi di tingkat agen.

Dalam keterangannya pada hari Minggu, tanggal 21 Juli 2024, Wakil Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Mikdad Yeser, mengatakan distribusi elpiji bersubsidi 3 kilogram masih memunculkan banyak keluhan masyarakat.

Mikdad Yeser mengungkapkan sehingga berbagai kendala yang terjadi di ruang publik perlu diselesaikan dengan baik.

Baca Juga:
Hingga Bulan Juni 2024, Distanak Sulawesi Tenggara Sebut Telah Mendistribusikan Pupuk Jenis Urea Sebanyak 12 Ribu Ton

Masih belum adinya distribusi elpiji bersubsidi karena banyak penjualan yang dilakukan di luar jangkauan menjadi salah satu persoalan yang disampaikan oleh masyarakat.

Kondisi itu diduga menjadi pemicu kelangkaan dan juga menyulitkan masyarakat sasaran memperoleh haknya.

Disebabkan harga yang berlaku mencapai lebih dari 50 persen dari harga resmi pangkalan, penjualan di luar pangkalan juga membuat keresahan.

Baca Juga:
Dugaan Pungli Pengadaan AC Sebesar Rp1,5 juta Per Siswa Baru di SMAN 6 Denpasar Mencuat, Inspektorat Bali Ambil Tindakan Tegas ini

Mikdad mengungkapkan jika ada penjualan di luar pangkalan, maka ada kelemahan pengawasan dari proses pendistribusian.

“Ini perlu dilakukan penelusuran yang disertai dengan peningkatan pengawasan,” katanya.

Dikutip dari Antara, dia menambahkan perlu mencari tahu kenapa ada penjualan elpiji bersubsidi di luar pangkalan.

Baca Juga:
Tuai Kecaman! Oknum Juru Parkir Liar Patok Tarif Rp25 Ribu per Mobil di Taman Budaya Yogyakarta, Begini Nasibnya Sekarang

“Siapa yang mendistribusikan, mengapa yang bukan pangkalan resmi dapat mendapatkan elpiji subsidi bahkan beredar dengan harga di atas harga eceran tertinggi,” ujarnya.

Dia menyatakan pemda perlu membentuk tim pengawasan untuk mengurai persoalan pendistribusian elpiji bersubsidi agar barang miliki negara ini tidak menjadi komoditas untuk sekelompok orang.

“Padahal dampaknya dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah,” tuturnya.

Baca Juga:
Usai Keluhan Petugas Damkar Terkait Banyaknya Peralatan Rusak Viral, Begini Kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok

Mikdad Yeser memaparkan DPRD juga menilai penambahan agen pendistribusian elpiji bersubsidi di daerah ini perlu dilakukan.

Dia mengatakan sekarang ini menurut informasi, hanya ada 2 agen penyalur.

“Dengan jangkauan wilayah yang begitu luas memanjang dari timur ke barat ditambah wilayah kepulauan, tentu penambahan jumlah agen perlu dilakukan pengkajian oleh pemda untuk diusulkan ke Pertamina,” pungkasnya.

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Modus Bayar Pakai QRIS, Handphone Milik Penjaga Warung Kelontong di Bogor Ini Raib Digondol Pejambret

Mikdad Yeser menyampaikan sehingga kendala jarak yang memberikan dampak pada pendistribusian yang hanya dapat dilakukan 1 minggu sekali dapat menjadi lebih efektif jika dilakukan oleh lebih dari 2 agen. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Kepada Pemangku Kepentingan Tingkat Provinsi hingga Media, KPU Sulawesi Utara Menggelar Penyuluhan Produk Hukum Pemilihan Serentak

Penyuluhan produk hukum pemilihan serentak kepada para pemangku kepentingan hingga media diadakan oleh KPU Sulawesi Utara.

Dilangsungkan di Bandara Sis Al Jufri, Gubernur Sulteng Dilaporkan Meresmikan Penerbangan Perdana Pesawat Super Air Jet dengan Rute Palu-Surabaya

Penerbangan perdana pesawat Super Air Jet dengan rute Palu-Surabaya dan sebaliknya diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura.

Sebut Teknologi Canggih Saat Ini Mengubah Cara Bekerja, Gubernur Sulteng Dikabarkan Membuka Workshop Moderasi Beragama

Workshop Moderasi Beragama yang diinisiasi oleh Diskominfosantik Sulteng dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura.

Ucapkan Terima Kasih, Gubernur Sulteng Mengunjungi Atlet Puslatda PON XXI yang Berlatih di Mayonif 711/Raksatama

Para atlet Pustlatda PON XXI yang berlatih di Mayonif 711/Raksatama dikunjungi oleh Rusdy Mastura selaku Gubernur Sulawesi Tengah.

Sebagai Upaya Memaksimalkan Pengawasan terhadap Keberadaan WNA, Tim Pengawasan Orang Asing Sulbar Laksanakan Operasi Gabungan di Majene

Operasi gabungan di Majene sebagai upaya memaksimalkan pengawasan terhadap keberadaan WNA dilaksanakan oleh Timpora Sulawesi Barat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;