Sempat Ditahan Gegara Buat Keributan, Polda Metro Jaya Pastikan Para Pendemo yang Diamankan Saat Unjuk Rasa di Gedung DPR Sudah Dibebaskan

Para pendemo yang sempat ditahan usai membuat keributan saat unjuk rasa di Gedung DPR RI telah dibebaskan. Polda Metro Jaya beri penjelasan resmi.
Para pendemo yang sempat ditahan usai membuat keributan saat unjuk rasa di Gedung DPR RI telah dibebaskan. Polda Metro Jaya beri penjelasan resmi. Source: Foto/Dok. Polda Metro Jaya

 

 

Ket.

Nasional, gemasulawesi - Polda Metro Jaya memastikan bahwa semua pendemo yang sempat ditahan setelah menyebabkan keributan saat unjuk rasa di depan Gedung DPR RI kini telah dibebaskan. 

Penjelasan ini disampaikan setelah polisi terlibat dalam pengamanan unjuk rasa yang berakhir dengan beberapa pendemo diamankan karena menyebabkan gangguan.

Kombes Pol. Ade Ary Syam, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa massa yang ditahan sudah dipulangkan ke keluarganya. 

"Terkait adanya massa yang diamankan, massa berikut barang-barangnya sudah dipulangkan ke keluarganya," kata Ade Ary di Mapolda dikutip pada Sabtu, 31 Agustus 2024.

Baca Juga:
Heboh Isu Pertamina Bakal Hentikan Distribusi BBM Jenis Pertalite pada 1 September 2024, Begini Faktanya

Ade Ary mengungkapkan bahwa Polda Metro Jaya melakukan pengamanan unjuk rasa sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku. 

Polisi berusaha menjaga ketertiban sambil tetap menunjukkan sikap humanis, seperti memberikan makanan dan minuman kepada pendemo. 

"Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas kami dengan menjaga keamanan tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan," ujarnya.

Namun, Ade Ary juga menyayangkan beberapa tindakan yang merusak fasilitas umum selama aksi tersebut. 

Baca Juga:
Brutal! Seorang Satpam di Pamulang Tangerang Selatan Jadi Korban Penusukan Rekannya Hingga Terluka Parah, Polisi Beberkan Motif Pelaku

Ia mengaku sangat prihatin dengan kejadian pengrusakan fasilitas umum dan kerugian yang ditimbulkan, baik kepada masyarakat maupun anggota polisi yang mengalami luka dalam pelaksanaan tugas. 

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan meminta agar masyarakat turut menjaga situasi agar tetap kondusif.

Sebelumnya, pada Selasa, 19 Agustus 2024, polisi mengamankan 16 pendemo dari dua lokasi berbeda. 

Delapan orang diamankan dari lokasi di Gedung DPR RI, sementara delapan orang lainnya diamankan di kantor KPU RI. Pengamanan dilakukan karena pendemo dianggap mengganggu ketertiban umum. 

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Ibu dan Dua Balita di Binjai Sumatera Utara Ini Diusir Warga Usai Kepergok Mencuri Barang untuk Beli Narkoba

"Kami melakukan pemeriksaan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan penyampaian pendapat di muka umum, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998," jelas Ade Ary.

Polda Metro Jaya juga menekankan pentingnya koordinasi antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama unjuk rasa. 

Ia menekankan jika pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan unjuk rasa berjalan sesuai dengan ketentuan hukum, dan untuk mengurangi potensi kerusakan serta konflik.

Dengan klarifikasi ini, Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih memahami langkah-langkah yang diambil selama pengamanan unjuk rasa dan untuk selalu menjaga situasi agar tetap aman dan tertib. 

Baca Juga:
Geger! Sopir Bus Transjakarta Terancam Ditembak oleh Security Gedung di Matraman Jakarta Timur, Bagaimana Nasibnya Sekarang?

Polisi juga mengimbau agar semua pihak memperhatikan aturan dan prosedur dalam menyampaikan pendapat di muka umum untuk mencegah terjadinya kerusakan dan gangguan keamanan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Pengamanan Ketat Aksi Demo Ribuan Ojol dan Kurir se Jabodetabek di Istana Merdeka, Polda Metro Jaya Kerahkan 1.784 Personel Gabungan

Polda Metro Jaya mengerahkan 1.784 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa ribuan pengemudi ojol dan kurir hari ini.

Untuk Mengawal Unjuk Rasa KSPI di KPU, Sekitar 1676 Personel Dikerahkan Polda Metro Jaya

Sekitar 1676 personel dikerahkan Polda Metro Jaya untuk melakukan pengawalan unjuk rasa KSPI di KPU atau Komisi Pemilihan Umum hari ini.

Demo Ribuan Massa Tolak Revisi UU Pilkada di Gedung DPR RI Berakhir Ricuh, 310 Orang Diamankan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya amankan 310 orang terkait kericuhan demo di DPR/MPR RI, sebagian sudah dipulangkan setelah diperiksa.

Mengejutkan! Polda Metro Jaya Mendadak Hentikan Kasus Pencatutan Identitas untuk Pilkada Jakarta 2024 yang Sempat Viral, Apa Alasannya?

Polda Metro Jaya hentikan kasus pencatutan identitas untuk Pilkada Jakarta 2024. Kasus harus ditangani oleh Bawaslu sesuai undang-undang.

Ramai di Media Sosial! Gegara Tak Terima NIK KTP Dicatut untuk Pilkada 2024, Warga Jakarta Pusat Ini Lapor ke Polda Metro Jaya

Warga yang merasa identitasnya melalui NIK diduga dicatut untuk kepentingan Pilkada Jakarta 2024 melapor ke Polda Metro Jaya.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;