Politisi PDI P Rieke Diah Pitaloka Gaungkan Tagar Justice for Nyoman Sukena yang Terjerat Kasus Pidana Akibat Pelihara Landak

Ket Foto: Rieke Diah Pitaloka gaungkan tagar Justice for Nyoman Sukena yang terjerat hukuma akibat kasus pelihara landak
Ket Foto: Rieke Diah Pitaloka gaungkan tagar Justice for Nyoman Sukena yang terjerat hukuma akibat kasus pelihara landak Source: (Foto/SS/akun tiktok @riekediahp_official)

Nasional, gemasulawesi – Anggota DPR RI asal PDI P Rieke Diah Pitaloka gaungkan tagar Justice for Nyoman Sukena di akun tiktoknya @riekediahp_official.

Nyoman Sukena diketahui terjerat hukum dengan ancaman lima tahun penjara denda 100 juta rupiah akibat memelihara landak jawa warisan mertuanya.

Dalam siaran tiktoknya, Rieke menceritakan jika Nyoman Sukena tidak mengetahui jika landak itu adalah hewan yang dilindungi dan tidak boleh dipelihara oleh warga.

“Nah, berarti sosialisasinya kurang, berarti yang tidak mensosialisasikan dengan baik itu harusnya kena sanksi,” ujar Rieke di akun tiktok miliknya.

Baca Juga:
Sungguh Nahas! Gegara Pelihara Landak Jawa Warisan Ayah Mertua, Pemuda Asal Bali Ini Terancam Dibui 5 Tahun dan Denda Ratusan Juta Rupiah

Menurutnya, Nyoman Sukena hanya rakyat kecil jangan langsung dipenjarakan lima tahun.

“No way, balikin aja atau serahkan saja itu landak ke kebun Binatang atau ke dinas yang melindungi satwa misalnya,” tegasnya.

Sementara kata dia ada kasus yang lebih besar namun sanksinya ringan dibanding persoalan hukum yang menjerat Nyoman Sukena.

Sontak video tersebut banjir dukungan dari netizen.

Baca Juga:
Netizen Berikan Dukungan Moril Pada Istri Nyoman Sukena, Bandingkan Beda Penanganan Kasus Korupsi Timah dengan Pelihara Landak Jawa

“Save Nyoman Sukena,” tulis akun tiktok @sopane***

“Ayooo kekuatan netizen kita bantu pak Nyoman Sukena,” balas akun tiktok @@liasandy1***

Video komentar Rieke Diah Pitaloka di akun tiktoknya saat ini telah mendapatkan 599 ribu tayangan, 42 ribu like, 9501 komentar dan disimpan 2462 pengguna tiktok. (fan)

...

Artikel Terkait

wave
Tertangkap Tangan! 11 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran Ditangkap di Jakarta Barat, Polisi Temukan Senjata Tajam dan Narkoba

Polisi Jakarta Barat menangkap 11 remaja yang diduga akan tawuran, berhasil menyita narkoba dan senjata tajam.

Kejam! Pengemudi Taksi Online Ini Dipaksa Turun oleh Penumpangnya dengan Senjata Tajam, Mobilnya Dirampas di Tol JORR Jatiasih Bekasi

Perampasan mobil pengemudi taksi online terjadi di Tol JORR kini masuk penyelidikan polisi, korban sempat diancam senjata.

Tragis! Seorang Suami di Jakarta Selatan Tega Bunuh Sang Istri dengan Cara Sadis Ini, Diduga Berawal dari Cemburu

Kasus pembunuhan istri oleh suami akibat kecemburuan. Simak kronologi dan proses hukum dari tragedi mengenaskan ini.

Bukannya Minta Maaf, Aksi Nekat Pria Acungkan Senjata Tajam Usai Serempet Mobil di Kalibata Jakarta Timur Viral dan Picu Kontroversi

Pria acungkan senjata usai serempet mobil di Kalibata. Kasus ini langsung viral dan mengejutkan publik. Begini kronologinya.

Usut Kasus Penculikan 2 Siswi di Tangerang Selatan yang Sempat Viral, Polisi Berhasil Kantongi Identitas Pelaku

Kasus viral penculikan siswi SD di Tangerang Selatan menemukan titik terang. Identitas pelaku sudah di tangan polisi, tindakan tegas segera

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;