Viral! Aksi Pencurian Modus Geser Tas di Universitas Indonesia Terungkap, Polisi Gerak Cepat Identifikasi Pelaku

Aksi pencurian dengan modus geser tas di UI viral, polisi sedang menyelidiki kasus dan identifikasi pelaku.
Aksi pencurian dengan modus geser tas di UI viral, polisi sedang menyelidiki kasus dan identifikasi pelaku. Source: Foto/ilustrasi/Un splash

Nasional, gemasulawesi - Aksi pencurian dengan modus geser tas di Universitas Indonesia (UI) viral di media sosial, menarik perhatian masyarakat luas. 

Peristiwa tersebut terjadi di kantin Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI, Depok, dan terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang ada di lokasi. 

Polisi saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut untuk mengidentifikasi pelaku usai video kejadian itu viral di media sosial. 

Kapolsek Beji, Kompol Juprianto, mengonfirmasi bahwa penyelidikan terhadap pencurian ini masih berlangsung. 

Baca Juga:
Sempat Viral Karena Menantang Petugas Kepolisian Mojokerto, Pria Pengendara Motor Ini Akhirnya Diciduk dan Klarifikasi

"Kasus pencurian dengan modus geser tas ini masih dalam proses penyelidikan," ujarnya ketika dimintai konfirmasi pada Jumat, 25 Oktober 2024.

Juprianto menyebutkan bahwa pihaknya sudah meminta keterangan dari korban serta beberapa saksi terkait kejadian tersebut. 

Selain itu, rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian telah diperiksa untuk membantu proses identifikasi pelaku. 

"Kami sudah memeriksa korban dan saksi-saksi, serta rekaman CCTV yang ada," tambahnya.

Baca Juga:
Kronologi Kecelakaan Magetan yang Viral, Minibus Tabrak 6 Pelajar Sekolah dari Lawan Arah Hingga Salah Satu Tewas

Meski demikian, identitas pelaku belum bisa dipastikan.

Dalam upaya pencegahan terulangnya kasus serupa, Polsek Beji juga bekerja sama dengan pihak Unit Pelaksana Teknis Pengamanan Lingkungan Kampus (UPT PLK) UI.

Mereka sepakat untuk memperbanyak spanduk imbauan di berbagai sudut kampus sebagai bentuk peringatan kepada mahasiswa dan pengunjung agar lebih waspada terhadap aksi pencurian. 

Aksi pencurian dengan modus geser tas di kampus Universitas Indonesia (UI) yang viral di media sosial ini pun memicu berbagai reaksi dari warganet. 

Baca Juga:
Viral Pohon Tumbang di Pondok Cabe Tangerang Selatan Saat Hujan Deras Disertai Angin, Pengendara Motor Jadi Korban

Banyak yang mengungkapkan keprihatinan atas keamanan di lingkungan kampus, sementara beberapa warganet lainnya mengecam pelaku dan mengimbau mahasiswa untuk lebih berhati-hati.

Sejumlah komentar menyoroti pentingnya pengawasan lebih ketat, terutama di area publik seperti kantin. 

"Di kampus sebesar UI, kok bisa kejadian begini? Harusnya pengamanan diperketat," tulis salah satu warganet. 

Ada juga yang memberikan saran agar pihak kampus meningkatkan pemasangan CCTV di lebih banyak titik strategis. 

Baca Juga:
Viral Wanita Tertangkap Usai Selundupkan Narkoba ke Lapas Salemba, Barang Bukti Disembunyikan di Tempat Tak Terduga

"CCTV seharusnya lebih banyak dipasang di area-area rawan seperti kantin, parkiran, dan tempat-tempat ramai lainnya," komentar warganet lain.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden pencurian yang kerap terjadi di lingkungan kampus. 

Mahasiswa dan pengunjung diimbau untuk selalu menjaga barang berharga mereka dengan lebih hati-hati, terutama di tempat-tempat ramai seperti kantin dan area publik lainnya. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Setelah 3 Hakim yang Bebaskan Ronald Tannur Ditangkap, Dugaan Suap Rp20 Miliar Mencuat, Siapa Dalangnya?

Uang Rp 20 miliar ditemukan dalam kasus suap pembebasan Ronald Tannur, tiga hakim ditangkap Kejagung.

Profil Yandri Susanto, Menteri Desa Kabinet Prabowo yang Viral Usai Gunakan Kop Kementerian untuk Acara Pribadi

Menteri Desa, Yandri Susanto, viral karena undangan haul ibundanya memakai kop kementerian, berikut profil lengkapnya.

Ditangkap! 3 Hakim yang Beri Vonis Bebas Ronald Tannur Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka, Begini Kata Kejagung

Hakim Pengadilan Surabaya ditetapkan tersangka setelah vonis bebas Ronald Tannur, kasus dugaan suap mencuat.

Anulir Keputusan Pengadilan! Makhamah Agung Batalkan Vonis Bebas Ronald Tanur, Tetapkan Hukuman 5 Tahun Penjara

Ronald Tannur dijatuhi hukuman penjara 5 tahun setelah Mahkamah Agung menganulir vonis bebas dalam kasus pembunuhan.

Akui Salah! Menteri Yandri Susanto Buka Suara Terkait Penggunaan Surat Resmi Kementerian untuk Acara Pribadinya

Menteri Yandri Susanto menjelaskan tidak ada agenda politik di balik acara haul ibundanya yang viral. Begini klarifikasi lengkapnya.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;