Polisi Kembali Amankan Dua Terduga Pelaku Pembusuran di Makassar

<p>Ket Foto: Ilustrasi Busur (Foto/Pixabay)</p>
Ket Foto: Ilustrasi Busur (Foto/Pixabay)

Sulawesi selatan, gemasulawesi – Tim Kepolisian Sektor Panakukang Kota Makassar, Sulawesi Selatan kembali mengamankan dua terduga pelaku kejahatan pembusuran yang meresahkan masyarakat kota Makassar dari perbuatan tindak pidana keamanan juga ketertiban.

“Kedua pemuda telah diamankan, kedapatan membawa busur juga senjata tajam. Alasannya, untuk jaga diri,” terang Kepala Seksi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim, di Makassar Rabu.

Dua pemuda ini masing-masing berinisial RE (18) dan AA (14), keduanya masih di bawah umur. Mereka ditangkap petugas di Jalan Anggrek Raya, Makassar ketika petugas melakukan patroli rutin.

Baca: Terkait Stadion, Anies Baswedan Bandingkan Makassar dan Jakarta

“Anggota tak sengaja melihat mereka sedang duduk dengan gerak gerik mencurigakan. Kemudian dihampiri, setelah digeledah ternyata ditemukan lima anak panah juga tiga ketapel serta alat yang biasa digunakan menjadi senjata tajam,” tutur Bripka Ahmad.

Kedua terduga pelaku pembusuran di makassar langsung digelandang ke Polsek Panakukang agar diinterogasi penyidik juga diperiksa berkaitan kepemilikan senjata tajam itu diduga nantinya dipergunakan melakukan tindakan pidana kejahatan.

Beberapa waktu lalu, tim Polrestabes berhasil menangkap 20 orang terduga anggota geng motor dari hasil pengembangan kasus penyerang warung di pemukiman warga Jl Abdullah Daeng Sirua dengan memakai busur bahkan juga menendang motor yang terparkir. Aksi mereka sempat tertangkap kamera pengintai atau CCTV.

Baca: Kendati Kasus Covid di Sulawesi Utara Turun, Pemerintah Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Atas kejadian tersebut, tim Polrestabes Makassar langsung menyelidiki, belakangan diketahui geng motor itu bernama ‘Anti Gores’. Personil lalu mengejar terduga pelaku di dua tempat yakni di Kota Makassar juga Kabupaten Gowa, Sulawesi selatan. Beberapa barang bukti senjata tajam, busur juga anak panah berhasil disita petugas selaku barang bukti.

“Lima diantara terduga pelaku diberikan tindakan tegas terukur (ditembak) disebabkan melawan petugas ketika penangkapan,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto.

Para terduga pelaku ini yang sudah meresahkan warga di tiga tempat berbeda. Budhi menegaskan, lima terduga ini ditindak tegas sebab diduga sengaja menjadikan seolah-olah Kota Makassar tidak aman dengan melakukan teror kejahatan.

Baca: Batas Waktu Terakhir BSU Melalui Kantor POS 20 Desember

Akibat perbuatannya, 20 orang terduga pelaku pembusuran juga penebar teror terancam Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951. Selain itu, Polisi telah mengenakan Undang-undang Perlindungan Anak nomor 23 tahun 2022, melihat mayoritas terduga masih di bawah umur. (*/NRU)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Terkait Stadion, Anies Baswedan Bandingkan Makassar dan Jakarta

Dalam lawatan Anies Baswedan beberapa waktu lalu di Makassar, Sulawesi Selatan. Dipantau dari akun Instagram @info_kejadian makassar

Kejari Bone Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana Narkoba

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, musnahkan barang bukti perkara pidana yang telah memiliki kekuatan

Pengganti Batubara, PLTU Jeneponto Manfaatkan Limbah Petani

Pengganti batubara, PT PLN (Persero) melalui Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya di Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan

Bappelitbangda Parigi Moutong Beri Penghargaan Juara Krenova

Bappelitbangda Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, beri penghargaan kepada juara lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) bagi Masyarakat

Pemkot Palu Sebut Pasar Murah Strategi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah menyebutkan pasar murah merupakan strategi dalam menjaga stabilitas harga pangan

Berita Terkini

wave

Renovasi RS Anuntaloko Rp400 Juta Mubazir, Air WC Merembes ke Ruang Pasien

Pansus DPRD Parigi Moutong kritik renovasi RS Anuntaloko. Anggaran Rp400 juta tapi toilet bocor dan gedung miring hingga gagal fungsi.

GTK Parigi Moutong Perketat Mutasi dan Distribusi Guru Guna Jamin Mutu Pendidikan Desa

Bidang GTK Parigi Moutong gunakan data akurat untuk pemerataan guru dan tingkatkan kualitas pendidikan hingga pelosok lewat kebijakan strate

Puskesmas Parigi Kini Layani USG, Ibu Hamil Tak Perlu Lagi Keluar Daerah

Puskesmas Parigi kini layani USG ibu hamil. Warga tak perlu keluar daerah untuk cek janin, akses lebih dekat guna tekan angka kematian bayi.

Pasien Rujukan Parimo Kini Tak Lagi Lunta-lunta di Makassar

Dinkes Parigi Moutong tambah kapasitas rumah singgah di Makassar jadi 12 kamar. Layanan kesehatan kini lebih humanis dengan bahasa daerah.

Bupati Parigi Moutong Ajak GBI Jadi Pelopor Kerukunan di Sulawesi Tengah

Pemerintah Sulawesi Tengah dan GBI perkuat sinergi lewat semangat Berani Harmoni dalam SMDK di Parigi untuk menjaga kerukunan umat beragama


See All
; ;